BUAH PENGETAHUAN YANG BAIK & YANG JAHAT

by proJesusChrist on SarapanPagi.com Nov 16, 2012

Saya pribadi memahami peristiwa itu secara begini:

– Berdosa adalah mengkhianati Allah & kehendakNya, karena mencintai allah lain yaitu iblis (ular).

– Ya, Allah PASTI mengampuni Adam & Hawa, yaitu dengan cara mengutus Anak Allah Yesus Kristus untuk menebus dosa mereka & menghidupkan mereka lagi. ya, Adam & Hawa sangat lugu & bisa dibilang bodoh karena tidak tahu apa2 & tidak punya pengalaman apapun.

– Sebelum ditipu & jatuh ke dalam dosa/hukuman, Adam memang tidaklah seperti Tuhan Yesus yang mengenal Bapa dengan jelas (pengetahuan akan Allah Tritunggal), namun mereka hanya mengetahui & mengenali Allah Penciptanya melalui KEHENDAK & PERINTAHNYA itu saja.

– Dan Adam belum berdosa karena di dalam hatinya HANYA ADA kehendak Allah & Allah saja. tapi karena mendengar kehendak iblis (ular) maka Hawa mencintai apa yang iblis cintai, & Adam jatuh karena mendengar Hawa yang dicintainya. Jadi manusia berdosa bukan karena memakan buah itu sendiri, tapi karena ALLAH YANG MELARANGNYA, dan IBLIS MENGINGINKANNYA, dan MANUSIA MENGIKUTI/TAAT KEPADA IBLIS.
Dosa itu adalah SATU, sesifat & terangkum di dalamnya segalanya, Pengkhianatan kepada sahabat, Durhaka terhadap orang tua, Zinah terhadap Allah, Selingkuh terhadap kekasih. Dosa itu penyangkalan terhadap KASIH (termasuk segala bentuk kasih di dalamnya, agape, eros,philia, storge). Melakukan 1 dosa berarti melakukan semua dosa & melawan seluruh aspek dalam kasih yaitu Kesetiaan/Komitmen.

– Karena mengikuti keinginan iblis, maka manusia tunduk kepada iblis, saat itulah manusia tahu mereka TIDAK LAGI mengikuti Allah, saat itu manusia TAHU/PAHAM/MENGALAMI APA ITU DOSA/JAHAT, karena MENINGGALKAN YANG BAIK. Saat itu manusia TAHU ADA YANG BAIK & YANG JAHAT. Padahal sebelumnya manusia hanya tahu & merasakan YANG BAIK SAJA atau Allah saja.

– Tahu/Pengetahuan itu seumpama: saya tahu Amerika itu besar, tapi saya belum pernah merasakan besarnya Amerika itu karena saya belum pernah ke sana. saya tidak pernah di dalam Amerika, saya tidak pernah mengalami Amerika, saya tidak hidup di dalamnya.
Pada awalnya Adam tahu apa dosa itu hanya sebatas : YANG TIDAK DIKEHENDAKI TUHAN. jadi inti utamanya tetap Tuhan. Tapi setelah berdosa, Adam benar2 mengalami & merasakan & menghidupi Dosa itu, yaitu dia sendiri menjadi bagian yang tidak dikehendaki Tuhan, Adam menjadi kehendak yang lain, tidak lagi di dalam kehendak Tuhan & tidak lagi menjadi bagian Tuhan.
Ketika tubuh saya di Amerika, maka saya pastilah meninggalkan Indonesia, sekalipun saya selalu teringat akan Indonesia. Dan selama saya tetap hidup di Amerika, saya tidak pernah lagi hidup di Indonesia. Selama Adam tetap dalam Dosa, dia tidak pernah lagi menjadi bagian Tuhan karena Tuhan itu SUCI 100%.

– Saya tidak sependapat bahwa buah itu nantinya harus dimakan Adam & Hawa sekalipun seandainya mereka tidak jatuh ke dalam dosa, karena pengetahuan yang jahat itu berasal dari merasakan sendiri atau mengalami/menghidupi sendiri apa yang jahat. Jika tidak untuk dimakan saat itu, mengapa harus ditumbuhkan saat itu?

– Lalu mengapa Tuhan menempatkan pohon pengetahuan yang baik & yang jahat itu di sana?
Menurut saya, karena iblis ditempatkan di sana. Iblislah Pengetahuan Yang Jahat itu. Iblislah Dosa itu & Kutuk itu. Karena iblis di pohon itu, maka seorang tidak akan makan buah itu jika tidak mendengar & diijinkan oleh iblis terlebih dulu.

– Tuhan bisa saja berkotbah kepada Adam panjang lebar: hai Adam, jangan dengarkan iblis karena dosa dst dst… tapi Adam akan terbengong dan terbingung2 karena DI OTAK ADAM, TIDAK PERNAH ADA ISTILAH DOSA & IBLIS.
bagaimana Adam akan mengerti semua itu, karena tidak ada kamus & dosa itu belum ada di bumi & mereka tidak pernah diperkenalkan kepada iblis oleh Allah????
Sebab Tuhan tidak pernah berniat memperkenalkan iblis yang berbahaya kepada manusia, maka Dia memakai buah pohon itu sebagai suatu kiasan. Maka Tuhan Yang Mahabijak & Mahabaik, menempatkan iblis di atas satu pohon & tidak boleh keluar dari pohon itu, supaya dijauhkan dari manusia.
Karena iblis ditempatkan di pohon itu, maka pohon itu menjadi berbahaya, tapi dengan demikian Tuhan bisa memberitahu Adam tentang apa yang berbahaya bagi hidupnya (yaitu iblis), & Tuhan menyatakan bahwa Dia mengasihi Adam & ingin Adam hidup & jangan mati.
Itulah bukti bahwa Tuhan tidak mencobai Adam & tidak mendorong Adam agar dicobai, dan lagi Tuhan sudah memberi Adam begitu banyak pohon buah yang baik, sehingga sebenarnya Adam tidak perlu menginginkan buah pohon pengetahuan tersebut.

Adam mungkin juga tidak tahu apa itu mati, karena dia belum pernah mati dan tidak ada satu pun mahkluk yang mati saat itu. Tapi mungkin sedikit banyak Adam mempunyai gambaran tentang ‘mati’, yaitu saat dia merasa ditinggalkan sendirian, kesepian, sedih, dilupakan kawan2nya (binatang), rupanya dipandang ‘hina’ karena berbeda, hatinya merasa tidak dicintai, tidak dihiraukan, tidak dimengerti dan tidak didengar, hingga Allah mendatangkan Hawa yang HIDUP & mencintai & membahagiakannya. Bahwa dari HIDUP itu timbul/ada KASIH & BAHAGIA, bahwa Kasih/Cinta itu Menghidupkan Yang Mati.

– Lalu jika Tuhan tahu bahwa Adam & Hawa akan jatuh ke dalam rayuan iblis itu, mengapa Dia membiarkan iblis di sana & tidak menghalangi manusia memakan buah itu? Bukankah itu artinya Tuhan mencobai/menguji manusia? Tapi perlukah Tuhan mencobai manusia sedangkan Dia tahu segalanya bahkan kelemahan mereka & apa yang akan mereka lakukan?
Bukan Tuhan yang hendak mencobai manusia, tapi iblislah yang ingin mencobai anak2 Allah, bahkan tujuan utamanya IBLIS HENDAK MENCOBAI ALLAH & ANAK ALLAH/KRISTUS.

– Justru Allahlah menempatkan diri sebagai Penjaga Manusia, bahwa sekalipun mereka akan mengkhianati cintaNya, Allah akan tetap mencintai mereka. Allah berjaga2 terhadap nyawa mereka, dengan mempersiapkan AnakNya Yang Tunggal, Tuhan Yesus Kristus, untuk menebus nyawa mereka dengan nyawaNya.
Sedalam apa cinta & kekuatan Allah teruji di dalam pengkhianatan tersebut, jadi bukan Allah yang menguji cinta & kesetiaan manusia kepada Dia. Dan karena CintaNya yang begitu luar biasa, maka iblis dikalahkan & dilenyapkan, & segala tuduhan iblis yang menggugat kelayakan Yesus Kristus menjadi Anak Allah & Satu2nya Raja Semesta, akan dipatahkan.

– Tuhan Yesus akan dipadang layak, bukan hanya oleh Allah saja, tapi juga oleh manusia2 yang beriman yang telah membuktikan kesetiaan & kebaikanNya. Hingga Bapapun menyerahkan/mempercayakan anak2 Allah ke dalam tangan Tuhan Yesus & segala milikNya di sorga, karena Tuhan Yesus bisa dipercaya. Hingga Bapapun bersedia ‘menikahkan’ anak2 Allah dengan Tuhan Yesus di sorga, sebagai imbalan kesetiaan Yesus, bahwa Dia layak memiliki mereka semua (seperti digambarkan oleh Yakub yg setia yang mendapatkan Lea & Rahel).
Tuhan Yesus dilayakkan saat Dia menjadi Anak Allah & Anak Manusia yang taat & tidak pernah mengkhianati Allah & manusia dalam segala hal yang dilakukanNya. amin.

Terpujilah Tuhan Yesus & KebenaranNya & KesetiaanNya & KetulusanNya sejak awal & selama2nya. Gbu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: